Showing posts with label blogger event. Show all posts

Kopdar Komunitas Ibu Mendongeng Bogor


Suatu malam di dalam Kamar Hana, Saya bercerita sebuah kisah kepada Hana:

Sekelompok awan baru saja pulang, setelah mengantarkan hujan dari hutan sebelah timur. Di tengah perjalanan, mereka melihat seekor harimau melambaikan tangan. Salah satu awan turun menemui harimau. 
"Kamu tadi memanggilku ya?" tanya Awan
"Iya, kenapa sih kalian belum menurunkan hujan di sini? Tumbuhan dan binatang banyak yang kehausan" ucap harimau sedih.

Dan sembari bercerita saya juga mempraktekkan logat bahasa harimau dan juga Hujan tak lupa mimik wajah saya yang dibuat sedemikian rupa yang berperan seperti harimau dan hujan.

AYAH, Hal ini Yang dibutuhkan oleh Istri yang sedang Hamil dan menyusui Loh!


“Selama masa kehamilan dan menyusui, para ibu mengalami perubahan dan tantangan fisik serta psikologis. Mereka membutuhkan dukungan dari lingkungan sosialnya serta nutrisi yang tepat. Hal tersebut merupakan aspek penting yang akan memengaruhi kesehatan ibu supaya nantinya dapat merawat anak dan keluarganya” – Dr.dr Ali Sungkar SpOG (K)

Yuk, Kita Perangi Campak dan Rubella dengan Melakukan Imunisasi MR


"Di usia Ubii yang mendekati 6 bulan, baru saya tahu bahwa Ubii terdiagnosa dengan Congenital Rubella Syndrome karena saya kena Rubella saat hamil. Itu membuat Ubii terlahir tuli, punya kebocoran jantung, pengapuran otak, retardasi psikomotorik / cerebral palsy. Pikiran yang pertama muncul adalah, "Anak ku cacat dan Tuhan jahat." 
- Grace Melia (Blogger & Founder Rumah Ramah Rubella)

Ingin menjadikan anak Juara hebat kebaikan, ini caranya


“Anak Hebat adalah anak yang memiliki kecerdasan intelektual (cepat tanggap) dan kecerdasan emosional (kebaikan hati).”
Sedangkan definisi kata kebaikan menurut kamus KBBI adalah sifat manusia yang dianggap baik menurut sistem norma dan pandangan umum yang berlaku.
Untuk menjadikan anak Juara Hebat Kebaikan tidak bisa instan, semua ada prosesnya dan di sini peran orangtua terutama bunda sangat dibutuhkan. 

Ngobrol Cantik Blogger Perempuan - Eco & Compact Living dalam hunian dengan lahan terbatas



Kompas.com - Luas lahan rumah kelas menengah semakin lama kian menciut. Jika dulu rumah dengan dimensi bangunan 36 meter persegi dibangun di atas lahan 90 meter persegi atau paling kecil 72 meter persegi, kini konsumen harus puas mendapat penawaran rumah dengan lahan lebih sempit (2016).



Di era yang modern ini mendapatkan hunian yang sesuai dengan keinginan kita sepertinya agak sulit. Terutama untuk kelas menengah macam saya ini. Kebetulan saya baru memiliki rumah sendiri tahun lalu dan itupun letaknya di pinggiran kota penyanggah ibukota. Bahkan di map google pun lokasi tempat tinggal saya baru ter-peta-kan tahun ini. 

Bukannya tidak ingin memiliki rumah di ibukota terlebih suami yang berkantor di jakarta pusat. Akan tetapi cost untuk memiliki hunian di kawasan jakarta sepertinya di luar batas ekonomi keluarga kami. Maklum masih menata keuangan keluarga kecil kami.